Jumat, 03 November 2017

Pelangi (1)


Pelangi adalah fenomena alam yang berupa optik dan meteorologi yang memiliki warna-warni indah yang sejajar yang ada dilangit. Pelangi terbentuk melewati proses pembelokkan cahaya atau yang di sebut dengan pembiasan, proses pembiasan pada pelangi akan tertata secara struktur dan akan menghasilkan warna-warni indah pada pelangi. Saat berpendar, warna-warninya siap bikin kamu jatuh hati,sehingga banyak kreasi yang dihasilkan karena terinspirasi pelangi, mulai dari dijadikan lagu, kue, busana, dan masih banyak lagi. 

~ Bagaimana proses terbentuknya pelangi ?? Berikut ini tahapannya :

* Pembelokkan cahaya (pembiasan)

Pelangi akan terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. Pelangi hanya dapat dilihat pada saat hujan dan disertai cahaya matahari bahkan posisi pengamat juga menentukan yaitu diantara hujan dan sinar matahari lalu sinar matahari ada dibelakang pengamat sehingga akan terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi dan akan terbentuk lah menjadi pelangi dari hasil proses pembiasan tadi. Berikut ini tahapannya dalam gambar dan penjelasannya:



Penjelasan dari proses terjadinya pelangi dari  ilustrasi di atas :

1. Pembiasan Sinar Matahari. Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari (cahaya) yang dibelokkan berpindah tempat ke arah lain dari perjalanan satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang ada di atmosfer.

2. Sinar matahari melewati tetasan air. Ketika cahaya matahari melewati tetesan air maka cahaya tersebut akan dibengkokkan sehingga akan membuat warna-warna tersebut berpisah dengan warna lainnya.

3. Pembelokkan cahaya. Setiap warna-warna pelangi akan dibelokkan pada sudut yang berbeda sehingga akan memberikan warna yang indah pada pelangi.

4. Terbentuklah warna pelangi. Warna yang akan pertama di belokkan adalah warna ungu, sedangkan warna terakhir yang akan di belokkan adalah warna merah serta akan menyusul warna pelangi lainnya yaitu jingga, kuning, hijau, biru, dan nila maka kita akan melihat warna pelangi secara utuh yang disebabkan oleh geometri optik dalam proses penguraian warna.

* Bagaimana warna-warna pelangi bisa terbentuk ?

Prosesnya berawal dari cahaya matahari karena cahaya matahari memiliki beberapa warna yang memiliki peran penting dalam pembentukan pelangi. Cahaya matahari tersebut dinamakan polikromatik. 

Cahaya yang akan ditangkap oleh kasat mata manusia ada 7 warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu yang akan muncul pada langit yang disebut dengan cahaya tampak, tetapi sebenarnya warna pelangi tidak hanya 7 warna, Pembiasan pada pelangi akan membentuk semua warna yang ada di bumi ini. Namun pengelihatan kita terbatas untuk membedakan semuanya. Jadi jangan heran juga, kalau ada sebagian orang yang bisa melihat pelangi dalam 7, 6, atau 5 warna. Pelangi yang sama bisa dilihat secara berbeda oleh orang yang berbeda karena adanya perspektif warna.

Menurut ilmu fisika cahaya tampak merupakan gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Cahaya tampak memiliki panjang yang berbeda-beda dimulai dari 4000 A sampai 7000 A dan tampak cahaya juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 Hz.

Satu hal lagi yang perlu kita ketahui, meskipun kelihatannya pelangi berbentuk seperti setengah lingkatan, namun bentuk pelangi sebenarnya benar-benar lingkaran.

* Mengapa  Urutan Warna Pelangi Selalu Sama ??

Nah yang sekarang menjadi pertanyaan adalah mengapa warna merah dan ungu selalu ada diatas dan dibawah warna pelangi lainnya?

Hal ini disebabkan karena cahaya warna merah merupakan bagian dari spektrum cahaya tampak yang memiliki frekuensi paling rendah atau memiliki panjang gelombang paling panjang bila dibandingkan dengan cahaya tampak yang lainnya dan cahaya ungu memiliki frekuensi paling tinggi serta panjang gelombang paling pendek. 

Maka dari hal ini yang menyebabkan warna merah dan ungu tidak akan saling bertemu. Warna merah berada paling ujung pelangi dan warna ungu berada di paling bawah pelangi dan diantara warna merah dan ungu dikelilingi dengan warna, jingga, kuning, hijau, biru, nila sehingga warna pelangi akan menjadi sempurna.

* Percobaa membuat pelangi sendiri

Sediakan semprotan air yang bisa mengeluarkan tetes air bening yang besarnya seperti ukuran tetes hujan. Cari lokasi yang agak panas, lalu semprotkan airnya ke atas. Saat air turun, air akan membiaskan cahaya matahari menjadi spektrum warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. 

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar